NEWS & UPDATES

Strategi Hendy Setiono Perkuat Kolaborasi Pengusaha Indonesia-Korea Selatan di Forum Business Matching


Seminar

19 January 2020

SURABAYA – Era kompetisi global menuntut pelaku usaha nasional untuk tidak hanya jago di kandang sendiri, tetapi juga berani menjalin sinergi lintas negara. Hal inilah yang ditekankan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Entrepreneur Indonesia (KEIND), Hendy Setiono, saat hadir sebagai pembicara dalam forum Indonesia–South Korea Business Matching.

Forum ini menjadi titik temu krusial bagi para entrepreneur dari kedua negara untuk memperkuat hubungan, menjajaki peluang kemitraan, serta mendorong kerja sama bisnis yang berkelanjutan. Sebagai tokoh yang dikenal luas melalui kesuksesan brand Baba Rafi, kehadiran Hendy Setiono di forum ini mencerminkan peran aktif KEIND dalam menjembatani pengusaha nasional menuju ekosistem bisnis global.

Sinergi Kreativitas dan Teknologi Dalam pemaparannya, Hendy menyoroti peluang besar yang lahir dari perbedaan keunggulan masing-masing negara. Menurutnya, entrepreneur Indonesia memiliki kekuatan pada kreativitas dan pasar domestik yang masif, sementara Korea Selatan sangat unggul dalam aspek teknologi serta efisiensi operasional.

"Kolaborasi yang tepat dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang saling menguntungkan. Namun, kita harus ingat bahwa pengusaha Indonesia berpeluang kolaborasi dengan Korea Selatan asalkan dibarengi dengan kesiapan sistem, standar operasional, dan komitmen terhadap kualitas," ujar Hendy Setiono.

Kesiapan Sistem Jadi Syarat Mutlak Hendy juga mengingatkan bahwa ekspansi atau kerja sama internasional bukan sekadar soal mencari peluang pasar baru. Kesiapan mental dan manajemen internal menjadi pondasi utama agar kemitraan tersebut bisa berjalan jangka panjang.

Melalui forum Business Matching ini, diharapkan muncul investasi baru, pengembangan unit usaha, hingga perluasan jaringan bisnis Indonesia ke pasar internasional secara terstruktur. Sebagai WKU KEIND, Hendy menegaskan komitmennya untuk terus mendorong daya saing pengusaha nasional agar mampu berbicara banyak di level regional maupun global.